Rabu, 04 Maret 2009

Kampanye Antimerokok Justru Dilanggar Dokter

Pemerintah China mulai kesal. Kampanye antimerokok yang dilakukan ternyata tidak didukung sebagian besar dokter laki-laki di negara itu yang dikenal sebagai perokok. Menteri Kesehatan China Chen Zhu, seperti dikutip China Daily, Selasa (3/3), menuturkan, sekitar 56,8 persen dari dokter laki-laki di China adalah perokok.

”Ini jumlah tertinggi di dunia,” ujar Zhu tanpa merinci jumlah dokter laki-laki yang merokok. Oleh karena itu, Zhu meminta para dokter laki-laki ini agar segera meninggalkan kebiasaan merokok sehingga bisa menjadi contoh bagi warga untuk meninggalkan kebiasaan merokok.

Dokter yang sulit meninggalkan kebiasaan ini ditawari konsultasi kesehatan agar bisa meninggalkan kebiasaan yang tak sehat itu. China dengan jumlah penduduk 1,2 miliar dikenal sebagai penghasil rokok terbesar di dunia.

Tercatat ada 320 juta perokok di China yang membuat industri rokok tumbuh subur setiap tahunnya. Harga rokok di China juga termasuk yang termurah di dunia, hanya beberapa sen dollar AS atau hanya ribuan rupiah. Karenanya, para dokter laki-laki diminta segera meninggalkan kebiasaan merokok sehingga dapat menjadi contoh nyata seruan hidup sehat dengan tidak merokok.


Sumber : http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/03/04/07193487/kampanye.antimerokok.justru.dilanggar.dokter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar